JEMBER – Sektor pertahanan teritorial di wilayah Jawa Timur bagian timur menandai babak baru estafet kepemimpinan internal. Batalyon Infanteri (Yonif) 515 Kostrad menggelar tradisi korps penyambutan warga baru bagi Letkol Inf Edy Pramono di Markas Yonif 515 UTY/9/2 Kostrad, Tanggul, Kabupaten Jember, Selasa (9/6/2026). Perwira menengah tersebut resmi menyandang sandi kehormatan sebagai “Macan Kumbang 47”.
Pergelaran tradisi satuan ini merupakan bagian dari instrumen doktrin militer kedirgantaraan dan darat guna menanamkan nilai-nilai kebanggaan, penguatan jiwa korsa, serta rasa memiliki (sense of belonging) yang mendalam terhadap satuan taktis komando teritorial tersebut.
Skenario prosesi sakral ini diinisiasi dengan aksi jalan kaki (long march) filosofis, dimulai dari titik pemberangkatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tanggul menuju gerbang utama Markas Yonif 515 Kostrad. Di sepanjang rute, pergerakan rombongan dikawal ketat oleh iringan Tunggul Batalyon serta kibaran bendera masing-masing kompi sebagai simbol muruah dan kehormatan korps.
Setibanya di pintu gerbang pangkalan, Letkol Inf Edy Pramono melakukan penghormatan jajar kepada satuan dilanjutkan dengan penyampaian laporan resmi penerimaan warga baru.
Kehadiran perwira berlatar belakang kajian hubungan internasional tersebut disambut langsung oleh Komandan Yonif 515 Kostrad, Letkol Inf Edy Wibowo. Sebagai simbolisasi penerimaan resmi dan pengikatan emosional ke dalam keluarga besar pasukan elite Kostrad, komandan satuan menyerahkan air kelapa muda kepada pejabat baru.
Upacara penyambutan yang berlangsung khidmat ini merefleksikan solidnya kontinuitas nilai-nilai militansi yang terus dirawat dan diwariskan dari generasi ke generasi di lingkungan satuan bertaraf tempur tersebut.
Melalui internalisasi nilai tradisi ini, pimpinan komando operasional Yonif 515 Kostrad membidik penguatan mentalitas, loyalitas tegak lurus, serta ekskalasi semangat pengabdian. Langkah ini krusial guna memastikan setiap prajurit teritorial memiliki kesiapan tempur dan dedikasi profesionalisme yang mutlak dalam mengawal kedaulatan NKRI.