Blog

  • Kasad Hadiri Pembukaan Jakarta Fair Kemayoran 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Ekonomi Nasional

    Kasad Hadiri Pembukaan Jakarta Fair Kemayoran 2026, Dukung Penguatan UMKM dan Ekonomi Nasional

    Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menghadiri pembukaan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

    Kehadiran Kasad dalam ajang tahunan tersebut menjadi bentuk dukungan TNI Angkatan Darat terhadap berbagai upaya pemerintah dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

    Acara pembukaan Jakarta Fair Kemayoran 2026 secara resmi dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Sejumlah pejabat dan tokoh nasional turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Panitia Jakarta Fair S. Hartati Murdaya, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.

    Sebagai salah satu pameran multiproduk terbesar di Indonesia, Jakarta Fair Kemayoran menjadi wadah bagi pelaku usaha dari berbagai sektor untuk mempromosikan dan memasarkan produknya kepada masyarakat. Kegiatan ini juga dinilai memiliki peran penting dalam memperluas akses pasar serta meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

    Penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran tahun ini berlangsung selama satu bulan, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Ribuan peserta dari berbagai bidang usaha dan industri ambil bagian dalam pameran yang setiap tahunnya menarik perhatian jutaan pengunjung dari berbagai daerah.

    Selain menjadi ajang promosi dan transaksi bisnis, Jakarta Fair juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi nasional. Kehadiran pelaku usaha, investor, pemerintah, dan masyarakat dalam satu forum dinilai dapat membuka peluang kerja sama sekaligus mendorong pertumbuhan sektor perdagangan dan industri.

    Momentum ini juga mencerminkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.

    Selama ini, TNI Angkatan Darat turut mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari pemberdayaan ekonomi kerakyatan, penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, hingga kegiatan teritorial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

    Melalui penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran 2026, diharapkan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha semakin kuat sehingga mampu menciptakan peluang ekonomi baru, meningkatkan daya saing produk lokal, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

  • Satgas Pamtas Berikan Layanan Kesehatan Keliling bagi Warga Perbatasan di Malaka

    Satgas Pamtas Berikan Layanan Kesehatan Keliling bagi Warga Perbatasan di Malaka

    Malaka – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Motamasin menggelar pelayanan kesehatan keliling dengan metode door to door bagi masyarakat Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Senin (8/6/2026).

    Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya membantu masyarakat perbatasan memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah, terutama bagi warga yang mengalami keterbatasan dalam menjangkau fasilitas kesehatan di daerah mereka.

    Dalam pelaksanaannya, personel kesehatan Pos Motamasin mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan, memberikan pengobatan ringan, serta menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat guna mencegah berbagai penyakit.

    Pelayanan kesehatan secara langsung di lingkungan tempat tinggal warga itu mendapat respons positif dari masyarakat. Selain membantu warga memperoleh pemeriksaan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara prajurit TNI dengan masyarakat di kawasan perbatasan.

    Komandan Pos Motamasin, Serka Ahmad Hadi Jatmiko, mengatakan bahwa program pelayanan kesehatan door to door merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan.

    “Kami ingin memastikan seluruh masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah dengan akses terbatas, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Kami berharap kehadiran Satgas dapat memberikan manfaat langsung sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.

    Menurutnya, selain menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan, personel Satgas juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk pelayanan kesehatan.

    Melalui kegiatan tersebut, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat perbatasan. Diharapkan program serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat dari kehadiran Satgas di tengah masyarakat.

  • Satgas Pamtas Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Perbatasan di Natemnanu

    Satgas Pamtas Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Perbatasan di Natemnanu

    Kupang – Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad melalui Pos Oepoli Tengah menyalurkan 100 paket sembako kepada warga yang membutuhkan di Desa Natemnanu, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Kamis (11/6/2026).

    Bantuan tersebut diberikan secara langsung kepada masyarakat dengan harapan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, khususnya bagi warga yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan secara tertib agar bantuan dapat diterima oleh penerima yang tepat dan memberikan manfaat secara maksimal.

    Selain membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, kegiatan sosial ini juga menjadi bagian dari upaya Satgas untuk mempererat hubungan dengan warga yang tinggal di kawasan perbatasan Indonesia dan Timor-Leste. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan serta menumbuhkan rasa saling peduli dalam kehidupan bermasyarakat.

    Komandan Pos Oepoli Tengah, Serka Nohan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Satgas dalam menjalankan tugas kemanusiaan di samping menjaga keamanan wilayah perbatasan.

    “Kami tidak hanya bertugas mengamankan perbatasan negara, tetapi juga berupaya hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan semakin mempererat hubungan baik antara prajurit TNI dengan warga,” ujarnya.

    Warga Desa Natemnanu menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh personel Satgas. Menurut mereka, bantuan sembako yang diterima cukup membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi keluarga yang membutuhkan dukungan tambahan.

    Melalui kegiatan ini, Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad kembali menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai bagian dari masyarakat perbatasan. Tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan negara, Satgas juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga sehingga hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat dapat terus terjaga secara berkelanjutan.

  • Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

    Kejagung Tetapkan Satu Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

    Jakarta – Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali menetapkan satu tersangka baru dalam penyidikan perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka yang baru ditetapkan berinisial Asep Yusuf Somanti atau AYS, yang diketahui berasal dari pihak swasta.

    Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan penetapan tersangka dilakukan oleh tim penyidik pada Sabtu, 6 Juni 2026.

    “Tim penyidik telah menetapkan satu orang tersangka atas nama AYS yang berasal dari pihak swasta,” ujar Syarief dalam keterangannya di Kantor Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026).

    Dalam proses penyidikan, Asep diduga memiliki peran dalam memfasilitasi sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru mendaftar pada sistem atau portal yang masa pendaftarannya telah ditutup.

    Tak hanya itu, penyidik juga menduga Asep melakukan pengaturan terhadap sejumlah titik SPPG tertentu. Setelah proses tersebut dilakukan, ia disebut memberikan sejumlah uang kepada tersangka lain dalam perkara ini, yakni Sony Sonjaya.

    Atas perbuatannya, Asep disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a dan huruf b Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 605 ayat (2) dan Pasal 606 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

    Dengan penetapan AYS sebagai tersangka, jumlah pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis kini bertambah menjadi empat orang.

    Penyidik Kejaksaan Agung masih terus mendalami perkara tersebut guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat serta menelusuri aliran dana yang berkaitan dengan kasus tersebut.

  • Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu di Entikong, Seorang WNA Diamankan

    Satgas Pamtas Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu di Entikong, Seorang WNA Diamankan

    Sanggau – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 21,4 kilogram berhasil digagalkan personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad di kawasan perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu (7/6/2026). Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan seorang warga negara asing berinisial MO yang diduga terlibat dalam aksi penyelundupan tersebut.

    Pengungkapan kasus bermula saat personel Pos Kotis Gabma Entikong melaksanakan patroli rutin di jalur yang kerap digunakan sebagai lintasan ilegal di sektor kanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong. Saat melakukan pemeriksaan terhadap seorang pria yang melintas, petugas menaruh kecurigaan pada tas yang dibawanya karena dalam kondisi terkunci menggunakan gembok.

    Kecurigaan tersebut terbukti setelah petugas membuka dan memeriksa isi tas. Di dalamnya ditemukan 20 paket sabu yang disamarkan dalam kemasan teh hijau. Setelah dilakukan penimbangan, total berat barang haram tersebut mencapai 21,4 kilogram.

    Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Letkol Arh Andy Qomarudin, mengatakan pelaku diduga memanfaatkan kombinasi jalur resmi dan jalur tidak resmi di kawasan perbatasan untuk memasukkan narkotika ke wilayah Indonesia.

    “Modus seperti ini kerap digunakan untuk menghindari pengawasan aparat. Namun berkat kewaspadaan personel di lapangan, upaya penyelundupan tersebut berhasil digagalkan,” ujarnya.

    Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan dan diserahkan kepada instansi berwenang guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

    Keberhasilan tersebut kembali menunjukkan keseriusan Satgas Pamtas dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan dari berbagai aktivitas ilegal, khususnya peredaran narkotika. Hingga pertengahan Juni 2026, satuan tugas tersebut tercatat telah menggagalkan sejumlah kasus penyelundupan narkoba dengan total barang bukti berupa 167 kilogram sabu, 12 kilogram ganja, 1.700 butir ekstasi, serta 199 cartridge liquid pod yang mengandung zat narkotika.

    Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI Angkatan Darat dalam mendukung pemberantasan narkoba sekaligus menjaga masyarakat, terutama generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika yang dapat merusak masa depan bangsa.

  • Hello world!

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!